School of English and Computer
Jalan Raya Babakan - Pangandaran 46396
Banyak hal yang menyebabkan kegagalan itu terjadi, menurut saya ada 3 hal utama penyebabnya, yaitu:
Sedangkan dalam berbicara (Speaking), kegagalan karena terlalu mempermasalahkan Tata Bahasa (Grammar), kita terlalu dipusingkan dengan rumus-rumus yang tidak kunjung bisa, dan akhirnya kita frustasi, minder atau malas menghafalnya.
Mulai sekarang mulailah mencoba walaupun tata bahasa kita belum baik. Janganlah Bahasa Inggris, berbicara Bahasa Indonesia yang BAIK dan BENAR saja tidak mudah.
Apalagi Bahasa Inggris, jadi untuk pemula yang penting BENAR saja dulu, dalam arti nyambung atau orang yang diajak bicara bisa memahami maksud kita.
Ada 2 piring nasi goreng yang dibuat oleh seorang koki yang sama. Yang satu tanpa hiasan sedangkan yang satu lagi memakai hiasan.
Bukankah ketika kita makan rasanya tidak berbeda? Hanya penampilannya saja yang berbeda.
Nah, ketika kita bicara tanpa grammar atau tata bahasa ibarat makan nasi goreng tanpa hiasan, tetapi tetap enak dan nyambung.
Tapi perlu diingat, kosa kata dan kata kunci tetap harus kita ketahui.
Ketika kita akan membuat kalimat yang ada kata SUDAH, maka kata kuncinya adalah HAVE.
Dalam percakapan kita dapat menemukan bentuk seperti:
I have eat
I have ate
I have eating
I have eaten
Walaupun dalam Tata Bahasa atau Grammar seharusnya:
Contohnya: I have eaten.
Ada 4 keterampilan dasar yang harus kita kuasai yaitu:
Karena sesuai kodrat manusia ketika lahir kita baru bisa mendengar, kemudian dia akan berbicara, selanjutnya ketika usia sekolah dia akan belajar membaca huruf atau angka, barulah kemudian dia akan belajar menulis.
Adakah seorang anak yang lahir langsung mencari pena untuk menulis? Atau mencari buku untuk membaca? Atau barangkali langsung berbicara minta pizza padahal dia belum tahu apa-apa dan belum pernah mendengarnya.
Seorang anak ketika mulai bicara akan menirukan apa yang dia dengar karena sudah terekam dalam otaknya, sementara yang belum dia dengar pasti belum tahu dan tidak akan diucapkan.
Pada dasarnya Bahasa Inggris adalah hafalan, jadi untuk bisa menguasainya kita harus mampu menghafal kata demi kata sebanyak-banyaknya.
Dalam hal ini kemampuan seseorang akan tergantung sejauh mana kosa kata yang dikuasainya, dan setiap orang pasti akan berbeda-beda tergantung cara belajar atau latihan yang dia lakukan.
Semakin banyak menghafal dan berlatih akan semakin banyak kosa kata yang dia miliki, tetapi jangan lupa harus disertai pengucapan yang benar.
Sebelumnya sudah dibahas bahwa bahasa Inggris adalah hafalan yang harus banyak menghafal kata demi kata agar kita bisa menyusun sebuah kalimat. Dalam hal ini kita selalu terbentur dengan aturan-aturan baku seperti rumus dan lainnya yang akhirnya kita menjadi malas.
Di sini saya akan mencoba membahas tentang kiat-kiat belajar Bahasa Inggris khususnya Speaking (berbicara) supaya kita lebih mudah mempelajarinya, di antaranya adalah:
Seorang anak umur 5 tahun biasanya telah lancar bicara. Dia sudah bisa menyusun kata/kalimat sehingga bisa dimengerti.
Tapi pernahkah Anda bertanya kepada anak tersebut, "Mana Subjek, mana Objek, mana Keterangan?" Pasti tidak pernah, kan?
Karena kalau kita paksa supaya si anak berbicara dengan tata bahasa yang belum pernah dia pelajari, tentu saja si anak akan takut salah dan akhirnya tidak mau bicara.
Jadi di sini, sebagai pemula kita belajar bicara Bahasa Inggris dengan mencontoh kebiasaan anak yang walaupun tanpa tata bahasa, toh dia tetap bisa berkomunikasi dengan yang lain.
Banyak cara mempelajari kosa kata, bisa dengan:
Untuk mencoba kemampuan kita, carilah teman untuk berlatih.
Berbicara sendiri bukan berarti berbicara sendirian apalagi sambil jalan ke pasar, tapi maksudnya adalah berlatih bicara menirukan gerakan bibir atau pengucapan ketika kita sendirian di kamar, misalnya dengan cara melihat di cermin.
Berdirilah di depan cermin dan latih pengucapan Bahasa Inggris sambil memperhatikan gerakan bibir.
Ciptakan lingkungan yang membuat kita terbiasa menggunakan Bahasa Inggris sehingga tidak terasa asing.
Maksudnya coba ingat-ingat sejumlah kata yang kita dengar dan cari tahu artinya.
Dengarkan percakapan dalam film, catat kata atau ungkapan yang menarik, kemudian cari tahu arti dan cara pengucapannya.
Bisa dari kaset atau mendengarkan orang yang sedang berbicara Bahasa Inggris.
Biasakan membaca berbagai bahan bacaan yang menggunakan Bahasa Inggris.
Gunakan kesempatan ketika bertemu dengan turis asing untuk mencoba berbicara menggunakan Bahasa Inggris.
Jangan takut memulai percakapan. Kesempatan berbicara langsung merupakan latihan yang sangat berharga.
Bahasa Inggris percakapan adalah Bahasa Lisan (aktif) yang tidak mempersoalkan penulisannya, sedangkan bahasa Inggris grammar adalah bahasa Tulisan (pasif).
Karena untuk memudahkan kita mempelajari kosa kata/ kelompok kata demi kata supaya tidak campur aduk. Misalnya ketika kita belajar menghafal benda, cobalah fokus dengan benda tidak dicampur dengan jenis kata lain sehingga kita selangkah demi selangkah bisa memahaminya.
Tapi perlu diingat, karena kelompok kata ini banyak macamnya, cobalah dari yang termudah dulu, misalnya yang sering kita dengar atau kita lihat sehari-hari dan setiap kelompok kata tidak perlu dipelajari semuanya dulu tapi cukup yang pentingnya saja.
Nama keluarga 10
Nama buah 10
Nama hewan jinak 10
Hewan buas 10
Elektronik 10
Warna 10
Angka 10
Alat makan 10
Belajar 10
Kendaraan 10
Dalam mempelajari kosa kata, jangan lupa untuk berlatih cara pengucapannya yang benar paling tidak mirip atau mendekati aslinya tapi sederhana saja dulu tidak perlu persis, karena lidah kita berbeda dengan lidah penutur aslinya.
Lebih asyik kita mempelajari kosa kata yang ada gambarnya supaya tidak jenuh tetapi tetap harus ada patokan cara membacanya supaya mudah mempelajarinya.
Kita bisa juga bermain tebak kata misalnya:
Sekarang banyak alat/media pembelajaran khususnya untuk meningkatkan hafalan kosa kata, di antaranya bermain kartu, games, TTS, dll.
Sebaiknya berlatihlah dengan ada teman supaya lebih cepat dan ada tantangan supaya kita bisa bersaing dalam arti berlomba memperbanyak kosa kata.
Cara membaca huruf dalam bahasa Inggris sederhana adalah sebagai berikut.
ei-bi-si-di-i-ef-ji, eich-ay-jey-key-el-em-en-ou-pi, kyu-ar-es-ti-yu and vi, dablyu-eks-way en zed
Namun dalam bahasa gaul untuk mempermudah orang yang diajak bicara, bisa juga menggunakan istilah lain seperti:
dll atau dengan huruf kita misalnya: Bebek = B, Dodol = D dsb.
Umumnya untuk mengatakan belas dan puluh diambil dari angka dasar 1–9, cukup ditambah akhiran teen (belas) dan ty (puluh).
Coba kita perhatikan angka 2, 3 dan 5. Cara bacanya tidak diambil dari angka dasar tetapi berbeda, seperti angka 2 seharusnya untuk 12 two + teen dan 20 two + ty, tetapi yang benar adalah 12 = twelve dan 20 = twenty.
Lihat juga angka 3 dan 5. Tetapi untuk ratusan, ribuan dan jutaan ke atas kembali kita ambil dari angka dasar seperti: 2000 = two thousand, dan seterusnya.
Coba katakan dalam Bahasa Inggris:
Saya biasa MAKAN
I eat
Kata kunci: Kata Kerja dasar (eat)Saya makan KEMARIN
I ate yesterday
Kata kunci: keterangan waktu lampauSaya AKAN makan
I WILL eat
Kata kunci: WILLSaya SEDANG makan
I am eat-ing
Kata kunci: Kata Kerja-ingSaya SUDAH makan
I HAVE ALREADY eaten
Kata kunci: HAVE / alreadySaya MASIH makan
I HAVE BEEN still eating
Kata kunci: HAVE BEEN / stillDalam tata bahasa memiliki rumus yang harus dipahami, setiap rumusnya berbeda sebagai berikut:
Dibagi 2:
Untuk semua subjek selalu menggunakan KK-2.
Semua subjek menggunakan:
Sedang dibagi menjadi 3:
Contoh: I am eating / You are eating / He is eating
Selalu menggunakan KK-3.
Contoh: I have eaten / He has eaten
Untuk menunjukkan kegiatan yang masih berlangsung:
Contoh: I have been eating / He has been eating
Dalam modul 1 dan 2 kita telah mengenal pola kalimat positif dan negative, sekarang kita belajar pola pertanyaan sederhana yang artinya APAKAH?
Kita ambil contoh dengan subjek kamu/Anda = You dan saya = I.
ARE you Budi / doctor / happy?
ARE digunakan sebelum bukan kata kerja utama.ARE you at home? / Are you in Bandung?
ARE + tempat/keterangan lokasi.ARE you ...ing?
Contoh: Are you eating? / Are you playing?DO you ...?
DO diikuti kata kerja dasar.WILL you ...?
Contoh: Will you come?CAN you ...?
Contoh: Can you speak Indonesian?HAVE you ...?
Contoh: Have you married?HAVE YOU BEEN ...?
Contoh: Have you been in Yogya?HAVE YOU EVER ...?
Contoh: Have you ever gone to Bali?MUST you ...?
Contoh: Must you go?MAY I / you ...?
Contoh: May I go? / May he go?SHOULD I ...?
Contoh: Should I go to the bank?Untuk menjawab pertanyaan di atas cukup singkat, yaitu dengan mengatakan Yes atau No.
Kata tanya HOW memiliki arti yang berbeda-beda apabila digabungkan dengan kata lain.
Berapa umur?
/haʊ oʊld/Berapa tinggi? — biasanya untuk orang
/haʊ tɔːl/Berapa tinggi? — untuk benda/tempat
/haʊ haɪ/Berapa dalam?
/haʊ diːp/Berapa berat?
/haʊ ˈhevi/Berapa luas / besar?
/haʊ lɑːrdʒ/Berapa lama / panjang?
/haʊ lɔːŋ/Berapa jauh?
/haʊ fɑːr/Berapa harganya?
Untuk harga atau benda yang tidak dapat dihitung.Berapa kali?
Untuk menanyakan jumlah kejadian.Berapa banyak?
Untuk benda yang dapat dihitung.Berapa banyak?
Untuk benda yang tidak dapat dihitung.Digunakan untuk countable nouns atau benda yang dapat dihitung.
How many books do you have?
Digunakan untuk uncountable nouns atau benda yang tidak dapat dihitung.
How much water do you drink?
Bisakah / bolehkah / dapatkah apakah Anda bisa ...?
Bolehkah / apakah saya boleh ...?
Haruskah / apakah saya harus ...?
Akankah / apakah Anda akan ...?
Akankah / apakah Anda akan ...?
Dapatkah / bisakah / dapatkah Anda ...?
Apakah saya sebaiknya / seharusnya ...?
Mau / ingin dengan lebih sopan.
Bolehkah / dapatkah saya menolong Anda?
Jawab: Yes, please, thanks / No, thanks. I can do it myself.
Bolehkah / bisakah saya meminjam buku Anda?
Jawab: Yes, sure / yes, of course / why not? / certainly.
I am sorry, you can't.
Bolehkah / bisakah saya minta secangkir kopi?
Jawab: Yes, sure / yes, of course / why not? / certainly.
I am sorry, you can't.
Bisakah / dapatkah Anda membantu saya?
Jawab: Yes, sure / yes, of course / why not? / certainly.
I am sorry, I can't.
Bisakah / dapatkah Anda membukakan pintu itu?
Jawab: Yes, sure / yes, of course / why not? / certainly.
I am sorry, I can't.
Bisakah / dapatkah / bolehkah saya berbicara dengan ...?
Jawab: Yes, sure / yes, of course / why not? / certainly.
I am sorry, you can't.
Mau kopi? Apakah Anda mau kopi?
Lebih sopan daripada: Do you want coffee?
Yes, please, thanks.
No, thanks.
Alasan: I am full. / I don't like it. / I have just had it.
Maukah Anda makan dengan saya?
I would love to.
I would love to, but...
Alasan: I am busy. / I don't have time. / I am in a hurry. / Not now. / Maybe next time.
Sudikah Anda membuka jendela itu?
Yes, sure. / Yes, of course. / Why not? / Certainly.
I am sorry, I can't.
Apa yang Anda inginkan?
Apa yang Anda mau?
Would like lebih sopan daripada want.
Menyuruh orang lain melakukan sesuatu supaya lebih baik.
Menghentikan kegiatan yang dianggap kurang baik.
Terima kasih atas saran/nasihatnya (thanks for your suggestion/advice).
Apakah saya sebaiknya datang ke rumah Anda?
Yes, I think so.
No, I don't think so.
Dalam Bahasa Inggris dikenal 8 jenis kata atau The Eight Parts of Speech.
Semua benda hidup atau benda mati, baik yang terlihat maupun yang abstrak, seperti kebahagiaan dan kesedihan.
Semua kegiatan atau perbuatan yang dilakukan oleh manusia atau benda lainnya.
Semua sifat atau keadaan manusia atau benda, termasuk warna, rasa, perasaan, penampilan, kualitas dan ukuran.
Semua kata yang menerangkan kata kerja, termasuk keterangan tempat, waktu dan alasan.
Kata lain untuk menggantikan orang atau benda supaya lebih singkat dan tidak diulang-ulang.
Kata-kata yang mengawali atau menunjukkan hubungan orang, benda dan tempat.
Kata-kata untuk menyambungkan kata dengan kata atau kalimat dengan kalimat.
Kata-kata yang berarti seruan, kekagetan, kekaguman atau keterkejutan.
Bila diikuti benda.
Bila diikuti kata kerja.
Bila ditambah kata TO.
Bila diikuti kata BEEN.
Bila menerangkan orang atau benda.
Bila menerangkan tempat.
Bila diikuti kata kerja -ing.
Dalam konteks tertentu.
Bila diikuti kata sifat, biasanya tidak diterjemahkan sebagai "jadi".
Dalam Bahasa Indonesia kita mengenal 2 jenis kalimat:
Tidak memiliki imbuhan khusus seperti bahasa Indonesia dan menggunakan kata dasar.
Bentuk dasarnya tetap: PLAY
Diawali dengan TO BE (am / is / are) dan menggunakan kata kerja bentuk ke-3.
Membandingkan
Agus sama tinggi dengan Adi.
Modul Pembelajaran 1–36
Pengenalan dasar Bahasa Inggris.
Kosakata Bahasa Inggris.
Grammar dasar.
Struktur kalimat.
Latihan grammar.
Pengembangan vocabulary.
Reading practice.
Writing practice.
Speaking practice.
Listening practice.
Grammar practice.
Vocabulary practice.
Reading practice.
Writing practice.
Speaking practice.
Listening practice.
Grammar lanjutan.
Vocabulary lanjutan.
Reading lanjutan.
Writing lanjutan.
Speaking lanjutan.
Listening lanjutan.
Grammar advanced.
Vocabulary advanced.
Advanced reading.
Advanced writing.
Advanced speaking.
Advanced listening.
Review grammar.
Review vocabulary.
Reading review.
Writing review.
Speaking review.
Listening review.
Latihan gabungan.
Evaluasi akhir.
Commands • Prohibitions • Invitations
Modul ini membahas cara membuat kalimat perintah, larangan dan ajakan dalam Bahasa Inggris.
Fokus utama: KK-1, please, don't, no + KK-ing, dan let's.
Cukup menggunakan Kata Kerja Dasar dan please .
Kata please boleh berada di awal atau di akhir kalimat.
Alright / OK
No, I won't.
Kalimat perintah yang lebih sopan digunakan untuk permohonan atau permintaan.
Contoh: Sudikah Anda membuka pintu itu?
Kalimat larangan langsung diawali dengan kata:
Don't berarti jangan .
Jika kata berikutnya adalah kata sifat, gunakan be .
OK / Alright
Untuk larangan yang ditempel sebagai peringatan gunakan:
Digunakan untuk mengajak orang lain melakukan sesuatu bersama kita.
Let's berarti Mari kita / Ayo kita .
Alright, let's!
OK, let's!
No, let's not!
Dalam tata bahasa kalimat perintah, larangan dan ajakan selalu menggunakan KK-1 .
Bila kata berikutnya bukan kata kerja, maka akan muncul kata BE .
Subject • Object • Possessive
Pada bagian ini kita mengenal tiga bagian penting dalam kalimat Bahasa Inggris: Subjek, Objek, dan Kepunyaan.
Ketiganya mempunyai fungsi yang berbeda dalam sebuah kalimat.
Subjek adalah pokok kalimat , artinya siapa/apa yang menjadi pelaku utamanya.
Dalam kalimat, subjek biasanya berada di awal kalimat atau di depan. Dalam pertanyaan, subjek dapat berada setelah kata tanya.
Objek adalah siapa/apa yang dituju oleh si Subjek .
Dalam kalimat biasanya objek terletak di belakang sebelum keterangan.
Kepunyaan menandakan bahwa sesuatu adalah milik seseorang atau sesuatu.
Dalam kalimat biasanya diikuti benda atau orang.
| SUBJEK | OBJEK | KEPUNYAAN + BENDA/ORANG | TANPA BENDA |
|---|---|---|---|
| I (saya/aku) | me (ku) | my ........ | mine |
| You (kamu/anda/kau/kalian) | you (mu) | your ........ | yours |
| We (kami/kita) | us (kami) | our ........ | ours |
| They (mereka) | them (mereka) | their ........ | theirs |
| He (dia laki-laki) | him (nya) | his ........ | his |
| She (dia perempuan) | her (nya) | her ........ | hers |
| It (benda 1 buah) | it (nya) | its ........ | — |
Bentuk kepunyaan yang diikuti benda atau orang:
Jika tidak diikuti benda, gunakan bentuk:
Questions • Answers • Expressions
Questions • Answers • Expressions
MODUL 20 — Pertanyaan tentang kegiatan, tempat, biaya, kebutuhan dan aktivitas sehari-hari.
Questions • Answers • Expressions
MODUL 21 — Persetujuan, izin, bantuan, undangan dan percakapan.
Questions • Answers • Expressions
MODUL 22 — Ungkapan umum dalam percakapan sehari-hari.
Questions • Answers • Expressions
Asking for Directions
Introducing Yourself and Others
Expressions of Thanks
Greetings and Farewells
Asking, Offering and Inviting
Compliments, Sympathy and Congratulations
Imperative, Request and Prohibition
Berapa umur kamu/Anda?
How old are you? / What is your age?
I am ................. years old.
I am twenty years old.
Berapa tinggi badanmu?
How tall are you? / What is your height?
Tinggi badan saya 1,70.
I am one meter seventy.
Berapa berat badanmu?
How heavy are you?
Berat badan saya 60 kg.
I am 60 kg.
Berapa ukuran sepatumu?
What size are your shoes?
Ukurannya 40.
They are size 40.
Berapa/Apa ukuran bajumu?
What size is your shirt/dress?
Ukurannya M.
It is M (Medium), S (Small), L (Large), XL (Extra Large).
Ada sedikit perbedaan untuk menanyakan tinggi:
Jika orang → How tall is he?
Jika benda → How high is the tree?
Tapi dalam komunikasi apabila tertukar masih tetap bisa dipahami, yang penting artinya masih sama.
Apa pendapat Anda tentang/mengenai ............?
Saya pikir kamu harus pergi ke dokter.
Terima kasih atas sarannya.
Saya menyarankan Anda untuk mencoba masakan Indonesia.
Sebaiknya Anda berhenti merokok.
Terima kasih atas nasihatnya.
Apakah Anda setuju dengan saya?
Jam berapa sekarang?
It is 7.20 — seven twenty.
How many hours do you swim?
How long is it from here to your home?
2 minggu = two weeks
2 tahun = two years
Kapan kamu datang/tiba/pergi/berangkat?
kemarin = yesterday
minggu lalu = last week
now = sekarang
today = hari ini
tomorrow = besok
tonight = nanti malam
yesterday = kemarin
soon = segera
later = nanti
last = yang lalu
ago = yang lalu (dengan angka)
next = yang akan datang
Contoh: next Sunday = hari Minggu yang akan datang, next year = tahun depan, last Sunday = hari Minggu lalu.
It is long time no see. = Lama tidak bertemu.
Apakah Anda bisa bahasa Inggris?
Can you speak English?
No. / Yes, but a little.
Apa arti .......... dalam bahasa Inggris?
What is .......... in English?
It is ....................
Apa artinya dari .................?
What is the meaning of .................?
It is ....................
Apa yang Anda maksud?
What do you mean?
Maksud saya ............
I mean that ............
Anda ini bicara apa?
What are you talking about?
Saya bicara tentang ............
I am talking about ............
Apa bahasa nasional Anda?
What is your language?
Bahasa Indonesia.
It is Indonesian.
Berapa bahasa yang Anda kuasai?
How many languages can you speak?
Saya bisa empat bahasa.
I can speak four languages.
Untuk mengatakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris tidak perlu lagi menggunakan kata language, tetapi cukup menyebutkan Indonesian atau English.
Untuk negara yang berakhiran huruf “a” menjadi bentuk: Indonesian (bahasa/orang Indonesia).
I have a lot of books.
I don't have many books.
Do you have many books?
I have a lot of sugar.
I don't have much sugar.
Do you have much sugar?
I have a little water.
I have some water.
I don't have any water.
Do you have a little water?
I have some books.
I don't have any books.
Do you have any?
The = yang/itu, digunakan untuk benda yang sudah dimaksud atau sudah diketahui.
the book = buku itu
the apple = apel itu
a atau an berarti “sebuah” untuk benda yang belum jelas/tertentu.
Pemilihan a/an berdasarkan bunyi awal kata, bukan hanya berdasarkan huruf awal.
Wawancara kerja dalam Bahasa Inggris bagi sebagian pelamar kerja kadang masih merupakan tahap yang mendebarkan, menegangkan atau bahkan menakutkan. Karena tahap wawancara merupakan tahap khusus yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk melakukan adjustment seorang pelamar dapat diterima atau gagal, tidak peduli hasil tes yang telah dilalui sebelumnya.
Bagi pelamar kerja, sebenarnya ada 3 cara yang dapat ditempuh untuk melewati tahap ini dengan melegang:
(Ceritakan tentang diri Anda.)
(Bagaimana Anda tahu perusahaan ini?)
Contoh: from my friend, from the internet, from newspaper, from television, dll.
(Apa yang Anda tahu mengenai perusahaan ini?)
(Anda lulusan dari mana?)
(Apakah Anda punya pengalaman kerja?)
(Apakah Anda sedang melamar pekerjaan lain?)
(Mengapa Anda melamar pekerjaan ini?)
(Berapa gaji yang Anda inginkan?)
(Sebutkan kelebihan dan kekurangan Anda.)
(Mana yang lebih penting, uang atau pekerjaan?)
(Apakah Anda mempunyai pertanyaan?)
KNOWLEDGE IS POWER OF LIFE
Ilmu Adalah Kekuatan Hidup
KNOWLEDGE IS POWER OF LIFE
Ilmu Adalah Kekuatan Hidup
EXPERIENCE IS THE BEST TEACHER
Pengalaman Adalah Guru Yang Terbaik
TODAY MUST BE BETTER THEN YESTERDAY AND TOMORROW MUST BE BETTER THEN TODAY
Hari Ini Harus Lebih Baik Dari Kemarin dan Besok Harus Lebih Baik Dari Hari Ini
RISPEK YOUR PRENTS END YOUR TICERS
Hormatilah Orang Tua dan Gurumu
NEVER PUT OF ANTLIL TUMORROW WOT YU KEN DU TUDEY
Jangan Tunda Sampai Esok Apa Yang Dapat Kamu Kerjakan Hari Ini
Men proposes but god disposis
Manusia Berencana Tuhanlah yang menentukan
Be Yourself (BE YORSELF)
Jadilah Dirimu Sendiri
ardamanthoha@gmail.com - 085173280728